Senam

Posted On June 24, 2008

Filed under kenangan

Comments Dropped leave a response

tong..tong tung teng ting ting….
tung tung teng tung tong teng ting ting tong tong teng tong……
Begitulah kira kira alunan musik yang mengiringi senam SKJ setiap Sabtu pagi di sebuah SD di kota kecil nan asri yang berada di Jawa Tengah.

Pagi itu ratusan murid di SD itu sudah siap mengikuti senam SKJ di halaman sekolah. Mereka sdh berbaris dengan rapi dan siap untuk memulai senam pagi. Satu… dua… tiga… musik dimainkan dan senam pagi pun dimulai. Semua murid mengikuti semua gerakan dengan semangat. Satu…dua…tiga…empat…lima…enam..tujuh…delapan begitulah aba2 dari sang guru yang memimpin senam tersebut.

Tetapi ada satu pemandangan yang agak berbeda di barisan anak kelas 1 SD. Ada seorang gadis cilik yang berdiri dengan kepala agak menunduk. Dia tidak mengikuti gerakan senam seperti yang dilakukan oleh teman-teman nya. Entah dia terlalu malu untuk bergerak atau dia memang enggan ikut senam.

Kejadian ini berlangsung selama berminggu-minggu. Setiap kali teman-temannya dengan semangat mengikuti senam, gadis cilik ini selalu berdiri tanpa bergerak sama sekali. Meskipun guru kelas nya sudah menyuruhnya mengikuti senam dan memberitahukan supaya tidak usah malu lagi, tapi gadis ini masih saja tetap berdiri dan mematung setiap kali diadakan senam pagi.
Mungkin dia terlalu malu untuk ikut bergerak seperti teman2nya.

Di suatu Sabtu yang cerah dimana semua murid sudah siap mengikuti senam pagi, ada sebuah kejadian yang tidak biasa di sekolah itu. Kalau biasanya hanya bapak guru saja yang ikut senam, pagi itu ada seorang ibu guru yang dengan semangat ikut senam juga. Ibu guru yang baik hati itu ikut senam tepat di depan gadis cilik pemalu tersebut supaya gadis cilik itu mengikuti gerakannya dan tidak malu lagi. Dan pagi itu untuk pertama kalinya gadis cilik itu mengikuti gerakan senam meskipun dengan malu-malu.

Beberapa minggu setelahnya, ibu guru yang baik hati itu pantang menyerah dan dengan telaten beliau menemani gadis cilik itu untuk senam bersama-sama. Usaha ibu guru yang baik hati itu tidak sia-sia. Lama kelamaan gadis cilik itu mau ikut senam meskipun tidak ditemani oleh ibu guru tadi.

 

# tiba2 teringat Bu Yosephine Sriwahyuni, guru , ibu babtis, ibu krisma ku yang sabar dan baik hati #

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s